Berhenti dan lanjutkan ke konten lainnya

Banyak orang mengandalkan kredit untuk pengeluaran besar, seperti membeli mobil atau rumah. Lainnya mendapatkan pinjaman untuk membayar tagihan medis atau sekolah perguruan tinggi. Meskipun kredit dapat memperbaiki kekurangan finansial Anda dengan cepat, kredit juga dapat berubah menjadi mimpi buruk.

Banyak orang berada dalam kondisi keuangan yang sulit sejak pandemi Covid-19 melanda. Karena jutaan orang kehilangan pekerjaan dan ribuan bisnis runtuh di seluruh negeri, banyak keluarga berjuang untuk memenuhi biaya hidup dan melayani hutang.

Akibatnya, banyak orang menemukan diri mereka dalam perangkap hutang dan bertanya-tanya bagaimana cara keluar dari kondisi tersebut.

1

Terjebak dalam jebakan hutang dapat menyebabkan tekanan mental yang luar biasa. Untungnya, sudah banyak contoh sebagian orang yang dapat keluar dari perangkap hutang, dan Anda pun juga bisa. Jutaan orang telah menyelamatkan diri dari situasi keuangan yang buruk melalui restrukturisasi hutang.

Keluar dari perangkap hutang melalui restrukturisasi hutang

Banyak orang yang menderita dalam perangkap hutang karena tidak mengetahui bahwa restrukturisasi hutang dapat memberikan keringanan kepada mereka. Anda mungkin perlu melakukan konsolidasi dan restrukturisasi hutang jika Anda memiliki banyak pinjaman dengan tenor dan suku bunga berbeda.

Langkah pertama untuk restrukturisasi hutang adalah mengetahui hutang Anda. Buat daftar hutang Anda dengan tenor dan tingkat bunganya. Itu akan membantu Anda memprioritaskan pembayaran kembali. Yang terbaik adalah membayar hutang yang paling mahal terlebih dahulu.

Dalam konsolidasi hutang, Anda menggabungkan beberapa hutang menjadi satu hutang. Ini bisa menjadi cara cerdas untuk keluar dari jerat hutang dengan cepat. Anda dapat mengatur konsolidasi hutang dengan bank atau kreditor Anda.

Anda juga dapat mencapai restrukturisasi hutang dengan mengambil pinjaman baru dengan persyaratan yang menguntungkan dan menggunakan dana tersebut untuk melunasi beberapa hutang yang Anda miliki.

Jika dilakukan dengan benar, restrukturisasi hutang dapat memberi Anda jalan keluar yang realistis dari permasalahan hutang. Restrukturisasi hutang sering kali membutuhkan penambahan jangka waktu pembayaran hutang dengan memperpanjang periode pembayaran kembali. Selain itu, hutang yang direstrukturisasi mungkin menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah. Oleh karena itu, restrukturisasi hutang membantu Anda membuat pembayaran hutang lebih terkelola.

Bagaimana agar terhindar dari perangkap hutang

Anda sekarang mengetahui bagaimana keluar dari perangkap hutang. Untuk di ingat, bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menghindari jebakan hutang sejak awal.

Pertama, coba belanjakan sesuai penghasilan Anda. Itu akan membantu Anda mengurangi kebutuhan meminjam untuk menutupi kekurangan anggaran. Jika meminjam tidak dapat dihindari karena keadaan darurat, cobalah untuk menghindari meminjam terlalu banyak dan ingatlah untuk melunasi hutang tepat waktu.

Mengotomatiskan pembayaran hutang bisa menjadi cara cerdas untuk menghindari jebakan hutang. Sebagian besar pinjaman mengenakan denda keterlambatan pembayaran jika Anda melewatkan jadwal pembayaran. Denda tersebut dapat bertambah dengan cepat dan memperumit situasi hutang Anda. Jika Anda mengotomatiskan pembayaran, Anda dapat mengurangi hutang dan juga menghindari denda.

Anda dapat menghindari jebakan hutang dengan berusaha meningkatkan penghasilan Anda untuk mengurangi ketergantungan yang terlalu banyak pada hutang.

Terakhir, banyak orang yang terhindar dari jeratan hutang dengan membangun dana darurat. Jika Anda tiba-tiba kehilangan pekerjaan dan memiliki tagihan bulanan dan pinjaman yang harus dibayar, Anda dapat dengan cepat terjerumus ke dalam perangkap hutang. Tapi Anda akan berada di posisi yang lebih baik jika Anda menyisihkan dana darurat yang bisa digunakan untuk bertahan beberapa bulan saat Anda mencari pekerjaan baru.

Artikel yang terhubung